Parah, 7 Fakta Unik Spanduk Pecel Lele [Wajib Tahu Nih] !!

Spanduk Pecel lele – Pecel lele merupakan makanan yang sudah sangat merakyat khususnya di negara kita Indonesia, pastinya kalau kita berada dimanapun bisa dengan mudah menjumpai warung pecel lele di pinggir-pinggir jalan. Lha kok bisa ya?

Jadi ternyata khususnya di ibu kota saja ada lebih dari 3 ribu warung tenda pecel lele dan juga soto Lamongan. Warung tersebut bisa ditemui dengan mudah, bahkan pada malam hari jarak antara penjual satu dengan penjual lain bisa dibilang saling berdekatan. Tapi meskipun begitu, buktinya dari dulu sampai sekarang mereka tetap saja masih terus berjualan kan? Nah, itu berarti memang ada penikmat setia makanan khas Lamongan tersebut, apalagi kalau jam-jam malam.

Tapi pernah berpikir gak, Kok Spanduknya Hampir Sama Semua Ya ??

fakta spanduk pecel lele

Opini ID

1. Gradasi Spanduk selalu berwarna oranye, hijau dan kuning, dengan dasar putih.

gradasi spanduk pecel lele

Opini ID

Ini bisa dikatakan mutlak, ketiga warna tersebut selalu mewarnai desain spanduk warung pecel lele dengan background warna putih. Jadi bisa dibilang mereka selalu menggunakan warna-warna stabilo untuk menarik para pelanggannya dan kebanyakan mereka memilih berjualan di tenda pinggir jalan saat malam hari.

2. Ternyata penjual pecel lele biasa pesan spanduk di tempat yang sama (?)

warung pecel lele

Opini ID

Ops, mungkin ini fakta yang lucu. Jadi kalau kita cari-cari nih ternyata penjual spanduk warung pecel lele itu kebanyakan selalu di tempat yang sama dalam suatu wilayah. Bisa dibilang sudah ada makelarnya gitu deh. Misal nih, kalian sedang berada di Magelang, maka pasti ada tuh makelar yang menjual spanduk khusus pecel lele dan pasti itu juga sudah terkenal di antara para penjual pecel lele.

3. Sekali buat spanduk 100 meter, bisa untuk 10 warung, biar efektif !

sekali buat spanduk bisa 100 warung

Opini ID

Nah ini yang menarik, di pabrik pembuatan spanduk biasanya mereka langsung memproduksi spanduk berukuran 100 meter yang nantinya itu bisa dipotong-potong dan digunakan untuk 10 warung pecel lele. Jadi karena tujuan pembuatan jelas, biasnya cara tersebut diterapkan agar biaya operasional produksinya lebih efektif. Keren !

4. Penjual pecel lele kebanyakan cantik-cantik asal Lamongan, Jawa Timur.

penjual pecel lele

Opini ID

Selain penjualnya cantik-cantik hehe. Seperti namanya, kebanyakan penjual pecel lele merupakan orang asal Lamongan. Jadi apabila kita perhatikan di sepanduk warung-warung pecel lele pun selalu tertulis warung pecel lele khas lamongan. Dan ini sudah menjadi identitas tersendiri bahwa pecel lele dengan label asli Lamongan merupakan warung pecel lele yang rekomended.

5. Mereka merantau ke Jakarta sejak tahun 1952 dan membuat paguyuban .

penjual pecel lele para perantau

Opini ID

Jadi mereka dahulu merupakan perantau asal Lamongan yang sudah turun temurun sejak 1952 sehingga mereka semacam mendirikan sebuah paguyuban yang warungnya bisa terkenal dan memiliki ciri khas tersendiri hingga saat ini di berbagai sudut Jakarta.

6. Kompak memakai desain spanduk yang seragam sebagai identitas, Mantap Kan.

Spanduk sebagai identitas mereka

Opini ID

Penggunaan spanduk yang seragam inilah yang menjadikan sebagai identitas bagi mereka dan tujuan lainnya supaya kelompok mereka dikenal luas oleh masyarakat khususnya dalam bidang kuliner pecel lele.

7. Pemesan spanduk biasanya dari kelompok yang sama

pemesan merupakan kelompok yang sama

Opini ID

Biasanya mereka memesan spanduk dalam kelompok yang sama, jadi penyebaran dilakukan dari mulut ke mulut. Ini tentunya bukan lagi menjadi rahasia karena semua penjual pecel lele pasti sudah tahu !

Dan yang terakhir nih gan………….[Penting]

spanduk adalah jaket mereka

Opini ID

Widih, Ibarat anak motor nih, spanduk itu udah kayak “Jaket” mereka, yang menandakan kalau ini kuliner khas arek Lamongan. hehehe.

Please Share !!

Leave a Reply