Menjadi Ketua Sekaligus Sebagai Panutan

Menjadi Ketua Sekaligus Sebagai Panutan – Keputusan menjadi seorang ketua sebenarnya bukan perkara yang mudah, terlebih lagi jika kita tahu mengenai apa tanggung jawab maupun kewajiban-kewajiban yang harus dilakukannya. Pada artikel kali ini saya akan sedikit berbagi pengalaman seputar hal di balik sosok ketua yang harus kamu ketahui.

Menjadi Ketua Sekaligus Sebagai Panutan

Sumber : Pexels.com

Jadi selain memiliki tugas untuk memimpin, seorang ketua juga harus bisa menjadi panutan. Ya, saya tegaskan sekali lagi yakni harus bisa menjadi contoh atau panutan bagi anggotanya. Itulah mengapa banyak yang mengatakan jika seorang ketua memiliki tanggung jawab yang besar.

Menjadi Ketua di Kelompok 2 Sintesa

Kebetulan saya adalah ketua kelompok 2 di Sintesa angkatan 4. Adapun menjadi sosok ketua di kelompok 2 bukan atas pengajuan diri saya sendiri melainkan dari hasil voting yang dilakukan oleh semua anggota di kelompok kami.  Setelah semua menunjuk saya sebagai ketua, akhirnya saya-pun menyanggupinya dengan pertimbangan tersendiri.

ketua kelompok

Sumber : Pixabay.com

Sebenarnya siapa yang ditunjuk sebagai seorang ketua bukanlah menjadi masalah, akan tetapi kesadaran bahwa seorang ketua harus bisa memimpin dan bisa dijadikan panutan merupakan hal terpenting dalam poin tersebut. Saya di sini mungkin masih belum banyak tahu mengenai bagaimana menjadi sosok seorang ketua yang baik, namun proses untuk mengarah ke tahap tersebut pastinya akan tetap saya lakukan.

Hal Yang Harus Dilakukan Sebagai Seorang Ketua ?

Sebagai ketua kelompok, sebenarnya yang lebih saya tekankan di sini adalah bagaimana saya bisa menjadi contoh bagi anggota yang lain. Tujuannya apa? agar para anggota lain juga lebih termotivasi dalam mengerjakan suatu hal. Selain itu karena para anggota kelompok di sini rata-rata memiliki usia yang bisa dikatakan sudah dewasa, pastinya apabila saya memimpin kelompok dengan cara yang keras atau terkesan kaku tentu itu bukan menjadi solusi yang tepat.

seorang ketua harus memimpn

Sumber : Unes.ac.id

Akan tetapi kita datang dari berbagai latar belakang yang berbeda, tentunya kesadaran akan beberapa hal juga memiliki perbedaan dan tidak bisa kita sama ratakan. Oleh karena itu apabila kita sebagai ketua sudah mengingatkan terhadap suatu kewajiban yang harus dikerjakan namun masih saja ada anggota lain yang terlihat santai dalam mengerjakan hal tersebut, maka itu kembali lagi ke pribadi masing-masing dan seorang ketua tidak bisa terlibat terlalu jauh dalam hal ini.

santri memiliki tujuan

Sumber : Pexels.com

Karena para santri datang ke pesantren Sintesa pastinya bukan tanpa tujuan, melainkan datang dengan penuh harapan dan komitmen yang mungkin sudah mereka rencanakan dari rumah. Oleh karena itu sudah sepatutnya kesadaran terhadap sesuatu yang bisa menjadikan diri kita lebih baik harus terus kita upayakan.

Apabila Ada Anggota Yang Sulit Di Atur?

Alhamdulilah sejauh ini para anggota kelompok dua memiliki kesadaran atas kewajiban yang harus mereka lakukan termasuk dalam hal mengerjakan tugas.

memberikan nasehat

Sumber : Paychex.com

Akan tetapi apabila masih saja ada anggota yang sulit di atur dan belum bisa mengerjakan kewajiban tepat waktu, maka sepertinya kita sebagai seorang ketua harus memberikan beberapa pengertian terhadap para anggotanya dan mencoba untuk membantu mengembalikan semangat dan mengubah mindset yang harus ditanamkan dalam diri masing-masing pribadi.

Apakah Saya Sudah Menjadi Ketua Yang Baik?

Tentu saja belum. Bahkan saya masih sangat jauh untuk disebut seorang ketua yang baik. Dalam konteks ketua di sini saya masih dalam tahap belajar dan belum terlalu banyak yang bisa saya perbuat.

Mengingatkan teman

Sumber : Pexels.com

Jadi pendekatan yang bisa saya lakukan adalah menjadikan mereka sebagai teman, tidak lupa juga saya selalu mengingatkan khususnya untuk mengerjakan tugas-tugas yang memang menjadi kewajiban para santri sebelum deadline itu tiba.

Selain itu saya hanya mampu memberikan contoh kepada para anggota dengan cara-cara simple seperti mengerjakan tugas dengan tepat waktu dan lain sebagainya. Jadi dengan cara sederhana tersebut saya berharap bisa menjadi contoh bahwasanya mengerjakan tugas dengan cepat itu jauh lebih baik ketimbang baru akan mengerjakan ketika deadline tugas sudah hampir tiba.

Leave a Reply