s

Denny Indrayana Nyambi Jadi Sopir Di Melbourne

Denny indrayana nyambi jadi sopir – Denny Indrayana, Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM di Indonesia, saat ini tengah menetap di Melbourne, Australia pasca ditetapkannya ia sebagai tersangka dalam kasus terduga pelaku korupsi proyek payment gateway di kementerian tempat ia bekerja. Namun seperti yang kita tahu hingga saat ini pun status hukumnya masih dibiarkan tetap menggantung tak kunjung ada kejelasan.

Mungkin itulah salah satu alasan yang membuat dia tetap kerasan di sana dan tidak balik lagi ke Indonesia. Lantas apa kesibukannya saat ini?

Berada di Australia, ternyata Denny Indrayana mempunyai profesi baru yang ia tekuni saat ini yakni sebagai sopir. Adapun ia menyewakan jasanya secara khusus sebagai sopir antar jemput serta mengajak berkeliling orang-orang Indonesia yang tengah berlibur ke negeri kanguru tersebut.

 

Denny Indrayana Nyambi Jadi Sopir Di Melbourne

Karena ia pernah mengejar gelar doktor di salah satu universitas di sana, maka ia tentu sudah tidak asing lagi dengan negara tersebut. Selama menetap di Melbourne, seorang manta Guru Besar Hukum Tata Negara UGM itupun juga mengaku masih terus aktif menjadi seorang pengajar. Akan tetapi hanya sebagai pekerjaan sampingan saja, sedangkan pekerjaan utamanya ialah pengemudi atau sopir.

Ia pun juga menyindir media Indonesia yang terus menggembor-gemborkan perihal pekerjaan yang ia lakoni seperti apa yang ia tulis di laman Facebooknya : “Sebenarnya profesi ini biasa saja, bukan semata butuh tambahan penghasilan. Jadi sopir kan tidak ada salahnya. Sebagaimana jadi dosen juga enggak jadi soal,”

Denny Indrayana Nyambi Jadi Sopir

Denny Indrayana yang terlihat sedikit tersinggung dengan adanya pemberitaan tersebut pun kembali menuturkan, “Tidak semua (mantan menteri) harus jadi Gubernur Jakarta atau Presiden RI kan?”

Bahkan ia melanjutkan penjelasannya dengan mengatakan jika di negara maju seperti negara Australia, bekerja sebagai sopir atau pengemudi itu bukan menjadi suatu yang aneh. Bahkan itu sudah hal yang biasa dan bukan pekerjaan yang memalukan.

“Dulu waktu S3 di Melbourne, saya juga pernah sambil menjadi buruh di pasar. Yang penting senang, halal dan bukan hasil korupsi!” tambahnya.

Pada pemberitaan media online yang ada, Denny Indrayana memang disebut telah melakoni peran barunya sebagai sopir atau pengemudi di Melbourne sejak bulan April 2016. Adapun jurnalis yang tidak sengaja menjadi penumpang tersebut mendapati ia (Denny Indrayana) melakoni pekerjaan tersebut untuk memenuhi biaya hidup di Melbourne yang sangat tinggi. Sementara mobil yang ia gunakan untuk bekerja tersebut adalah mobil pinjaman milik temannya yang sedang pulang ke Indonesia.

Leave a Reply