Jenis-Jenis Unggas Yang Biasa Dipelihara dan Dibudidayakan

Ada banyak sekali jenis-jenis unggas ternak yang bisa kita pelihara, mulai dari ayam ternak, bebek, itik, angsa dan lain-lain dan masing-masing unggas tersebut pastinya memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri serta mempunyai harga jual yang berbeda.

Adapun beberapa jenis unggas memang sering dijadikan pilihan untuk dibudidayakan karena bisa dimanfaatkan mulai dari dagingnya, telurnya, bulunya sampai dengan kotorannya pun bisa diolah sedemikian rupa untuk dijadikan kompos yang berguna untuk menyuburkan tanaman.

jenis-jenis unggas yang bisa dipelihara

Sumber : pixabay.com

Apalagi dunia wirausaha juga tengah digandrungi oleh kawula muda yang ingin mencoba merintis suatu usaha dengan modal yang tidak terlalu besar. Bahkan kita juga bisa memanfaatkan halaman belakang rumah sebagai tempat atau kandang ternak yang akan kita budi dayakan. Nah, untuk mengetahui secara langsung jenis-jenis unggas apa saja yang sebaiknya dipelihara dan dibudidayakan bisa kalian simak informasinya di bawah ini.

Berikut Jenis-jenis unggas yang sangat bagus untuk dibudidayakan

Ayam

Unggas jenis ini memang merupakan yang paling banyak dibudidayakan mengingat permintaan pasar akan daging dan telurnya sangat tinggi sebagai sumber protein manusia pada umumnya. Untuk ayam sendiri ada beberapa jenis yang bisa dipelihara, antara lain adalah :

Ayam Petelur

  • Ayam Kampung Asli

Untuk ayam jenis ini memang biasa dikembangbiakkan untuk diambil telurnya karena mempunyai tingkat produktivitas 30%. Biasanya setelah bertelur dia akan mengerami telurnya selama 21 hari hingga menetas. Akan tetapi jika kita ingin bisnis atau budidaya ayam kampung asli untuk diambil telurnya maka saya rasa kurang tepat karena masih ada ayam petelur jenis ras  yang mana masih lebih produktif dalam menghasilkan telur dalam waktu yang singkat.

jenis-jenis unggas ayam kampung asli

Sumber : alamtani.com

  • Ayam Kedu

Mungkin jenis ayam ini masih belum terlalu dikenal oleh banyak orang, namun jika anda pergi ke daerah Temanggung – Jawa Tengah maka akan sering menjumpai peternakan ayam kedu untuk di ambil telurnya.

Jadi ayam kedu bisa dibilang cukup produktif karena 1 ekor ayam bisa menghasilkan 140 butir telur setiap tahunnya. Namun hasil tersebut bisa tercapai jika kita juga melakukan perawatan yang tepat seperti menempatkannya di kandang baterai dan memberikan pakan yang cukup serta mengandung gizi yang tinggi.

jenis-jenis unggas ayam kedu

Sumber : ciriayam.blogspot.com

Di samping itu perawatan ayam jenis ini sangatlah mudah, bahkan ayam ini juga bisa beradaptasi dengan lingkungan secara cepat sehingga ayam tidak mudah stres.

  • Ayam Arab

Produktivitas dari ayam arab ini memang terkenal cukup tinggi dan bahkan melebihi jenis ayam ras.  Apabila dikalkulasikan untuk ayam arab ini per 1 ekornya mampu menghasilkan telur sebanyak 300 butir setiap tahunnya. Oleh karena itu jika anda hendak budidaya ayam untuk di ambil telurnya, maka ayam arab ini bisa menjadi pilihan yang tepat baik untuk budidaya dalam sekala kecil maupun besar.

jenis-jenis unggas ayam arab

Sumber : ayamarabpocin.blogspot.com

  • Ayam Buras

Telur yang dihasilkan dari ayam buras pada umumnya terasa lebih gurih dan kandungan proteinnya tinggi. Hal tersebut dikarenakan ayam ini dalam proses bertelurnya terjadi secara alami tanpa memerlukan campur tangan manusia.

jenis-jenis unggas ayam buras

Sumber : anneahira.com

Adapun proses perkembangbiakannya biasa dilakukan secara kawin silang dengan ayam jenis lain sehingga akan menghasilkan bibit anakan yang beragam dan bisa menunjang produktivitas hingga 25%.

Ayam Pedaging

  • Ayam Ras Afkir

Ayam jenis ini merupakan ayam yang telah melampaui masa produktifnya sehingga sudah tidak bisa menghasilkan telur. Adapun rata-rata ayam jenis ini bisa mempunyai berat 2 kg hingga 2,5 kg. Akan tetapi kandungan lemak pada daging ayam jenis ini cukup banyak sehingga kualitasnya kurang baik.

jenis-jenis unggas ayam ras afkir

Sumber : wkp3kcotbateeiiikuala.blogspot.com

  • Ayam Jabro

Ayam ini adalah hasil dari persilangan antara ayam ras petelur dengan ayam broiler. Biasanya ayam jenis ini mempunyai berat 0.5 kg sampai 1 kg dalam rentan usia 2-4 bulan. Tapi untuk kualitas dari daging ayam jabro memang lebih baik jika dibanding dengan ayam broiler,  keuntungan lainnya perkembangan dari ayam jabro juga relatif lebih cepat daripada ayam buras namun lebih lambat dari ayam broiler.

jenis-jenis unggas ayam jabro

Sumber : putraunggas.blogspot.com

  • Ayam Broiler

Seperti yang kita tahu bahwa ayam jenis broiler merupakan yang paling banyak dipelihara untuk di ambil dagingnya. Jadi jika kalian pernah mendengar ayam potong, berwarna putih, dagingnya banyak dijual di pasar, ya itulah jenis ayam broiler. Ciri-ciri dari ayam ini bulunya tebal dengan tingkat perkembangan yang sangat cepat jika dibandingkan dengan ayam jenis lain.

jenis-jenis unggas ayam broiler

Sumber : bigdutchman.id

Biasanya ayam ini mulai dari kecil hingga bisa dipanen rata-rata hanya memerlukan waktu sekitar 3 bulan. Bahkan ayam ini di usia tersebut sudah mampu mencapai berat 1.3 kg hingga 1.8 kg.

Itik

Itik merupakan salah satu unggas yang biasa dipelihara dengan ciri-ciri memiliki pergerakan yang lincah, badannya terlihat ramping dan sangat senang berada di air. Selain itu kebanyakan para peternak memelihara itik untuk di ambil telurnya. Sebab kita tahu bahwa tingkat produktivitas itik dalam menghasilkan telur sangatlah tinggi dan hewan ini bisa dibudidayakan dengan cara di angon, tentu ini bisa menekan biaya pakan ternak.

jenis-jenis unggas itik

Sumber : adearisandi.wordpress.com

Jenis-Jenis Itik Unggulan

Nah, ada beberapa jenis itik unggul yang biasa dibudidayakan untuk di ambil telurnya. Adapun di antaranya adalah :

  • Itik Tegal

Jenis itik yang satu ini memiliki ciri sebagian besar bulunya berwarna kecokelatan dan hanya di bagian dada dan sayap cenderung agak merah. Kemudian bentuk kepalanya kecil dengan paruh yang panjang dan lebar di bagian ujungnya. Untuk posisi badannya cenderung tegak dan langsing seperti botol.

jenis-jenis unggas itik tegal

Sumber : pojokwirausaha.com

Itik tegal yang berasal dari Jawa Tengah ini jika dikembangkan secara baik bisa menghasilkan telur dengan kualitas yang bagus. Secara kalkulasi biasanya itik ini bisa menghasilkan telur hingga 250 butir tiap tahunnya dengan berat antara 75 gram per butir.

  • Itik Mojosari

Selain itik tegal, ada pula itik Mojosari yang juga biasa dibudidayakan untuk diambil telurnya. Untuk cirinya sendiri mempunyai bulu berwarna kemerahan dengan kombinasi cokelat dan hitam. Biasanya pada itik mojosari jantan kita bisa menjumpai 1-2 bulu ekor yang melengkung ke atas dan umumnya berat badannya bisa mencapai 1.7 Kg.

jenis-jenis unggas itik mojosari

Sumber : budidayausaha.blogspot.com

Berbicara mengenai produktivitas telur, itik ini rata-rata mampu bertelur sebanyak 250 butir per tahunnya. Oleh karena itu jika kalian budidaya itik jenis ini selain pemasarannya mudah juga kualitas telurnya tidak diragukan.

  • Itik Alabio

Mungkin kita masih asing dengan jenis itik yang satu ini, jadi itik albino ini merupakan hasil persilangan antara itik peking dan itik kalimantan. Adapun untuk jenis ini rata-rata bisa menghasilkan 230 butir selama setahun dengan bera per butirnya 62 gram.

jenis-jenis unggas itik alabio

Sumber : budidayausaha.blogspot.com

Bebek

Bebek adalah hewan unggas yang hampir mirip dengan itik namun memiliki ukuran yang lebih besar serta pergerakannya lebih lamban.

  • Bebek Peking

Bebek yang terkenal akan kualitas dagingnya ini berasal dari negara China yang mana memiliki ciri umum bulunya yang berwarna putih dengan kaki berwarna kuning. Adapun bebek jenis ini merupakan bebek unggulan karena perkembangannya yang cepat dan bahkan dalam waktu 45 hari saja hewan unggas ini sudah bisa mencapai berat 1.3 kg.

jenis-jenis unggas bebek peking

Sumber : juraganbebek2.blogspot.com

Model pemeliharaan untuk jenis bebek peking ini hampir sama dengan bebek pada umumnya, karena bebek ini bisa dengan mudah beradaptasi terhadap kondisi lingkungan sekitarnya.

  • Bebek Lokal

Bebek ini merupakan yang paling sering dipelihara untuk di ambil dagingnya dalam memenuhi kebutuhan daging bebek di pasaran. Dalam melakukan budi dayakan unggas jenis ini para peternak biasanya menggunakan cara tradisional yakni dengan cara mengangon dan memberikan pakan yang berasal dari lingkungan persawahan.

Baca juga : Tips Cara Budidaya Bebek Pedaging

Angsa

Angsa adalah salah satu jenis unggas yang bisa dipelihara dan dibudidayakan. Meskipun tidak sepopuler bebek dan ayam namun memelihara angsa pastinya juga memiliki pangsa pasar tersendiri untuk menjual daging maupun telurnya.

jenis-jenis unggas angsa

Sumber : raymondmaulany.blogspot.com

Meskipun angsa sangat menyukai air, namun bukan berarti untuk beternak angsa kita harus menyediakan kolam. Bahkan angsa pun bisa dipelihara di mana saja yang terpenting di tempat tersebut tersedia makanan.

Burung Puyuh

Burung puyuh juga biasa dipelihara dan diternakkan untuk dimanfaatkan dagingnya maupun telurnya. Seperti yang kita tahu keutuhan telur puyuh juga hampir sama dengan telur ayam ataupun bebek, dari sinilah banyak orang yang mulai tertarik untuk membudidayakan burung puyuh untuk di ambil telur ataupun dagingnya.

jenis-jenis unggas burung puyuh

Sumber : binatang.web.id

Cara perawatan burung puyuh sendiri juga terbilang mudah, hanya saja kita memerlukan sedikit ruang terpisah agar bau yang kerap menjadi hambatan tidak begitu terasa. Selain itu pakan untuk burung puyuh juga bisa berupa sirat yang bisa di toko pakan hewan ternak dengan harga yang terjangkau.

Mungkin itu tadi beberapa jenis-jenis unggas yang biasa dipelihara untuk diternakkan dan dimanfaatkan untuk di ambil daging dan telurnya. Tapi sebenarnya ada beberapa unggas lagi yang memiliki nilai jual tinggi dan sangat bagus untuk dibudidayakan seperti burung kenari, burung lovebird dan burung hias lainnya yang mana akhir-akhir ini memiliki prospek yang bagus untuk kedepannya.

Leave a Reply