s

Serba-serbi Seorang Blogger yang Belum Kamu Ketahui

“Jadi seorang blogger itu enak ya, cuma di depan laptop sambil nge-teh, uangnya banyak”.

Ya, celotehan tersebut sudah sangat sering kita dengar khususnya dilontarkan kepada para blogger yang telah memiliki penghasilan tetap dari sebuah situs.

serba-serbi seorang blogger yang belum kamu ketahui

Sumber : Pixabay.com

Namun apa jadinya jika celotehan tersebut ditujukan kepada saya? What, jangankan penghasilan rutin setiap bulan, untuk mendapatkan pengunjung ratusan dari sebuah blog saja saya sudah seperti mau menyerah. Nah, jengkel kan.

Mungkin celotehan tersebut bukan serta merta tanpa alasan, memang sih kalau kita melihat yang kiblatnya adalah seorang blogger profesional yang sudah sampai level mastah atau suhu pasti kalau kita lihat aktivitasnya cuma di depan laptop sebentar, jalan-jalan, makan-makan dan aktivitas santai lainnya, tapi bukan itu bro poinnya.

im possible

Sumber : Pexels.com

Jadi di balik itu semua pasti ada perjuangan yang dibayar mahal, ibarat kata sih si mastah tersebut pasti sudah merasakan asam manis perjuangan. Ok, langsung saja saya akan mengupas serba-serbi seorang blogger yang perlu kamu ketahui berdasarkan pengalaman saya pribadi.

Blogger Juga Punya Rasa Jenuh

Siapa bilang di depan laptop sambil nge-teh menjadi hal yang menyenangkan. Iya kalau cuma se-jam dua jam, biasanya seorang blogger menghabiskan waktu setidaknya hingga 6 jam di depan laptop. Jenuh? Iya jelas lah, apalagi kegiatan tersebut di lakukan setiap hari.

Jenuh saat bekerja

Sumber : Shutterstock.com

Rasanya ingin sekali meninggalkan laptop untuk sekedar menghirup udara segar. Jadi kalau rasa jenuh sudah melanda, hal yang biasa dilakukan sih ya mendengarkan musik dan sekedar melakukan peregangan sembari merebahkan tubuh ke tempat tidur.

Namanya Blogger Ya Memang Harus Mau Menulis

Sebagai blogger pemula, pastinya semua aktivitas di dunia blogging harus dirintis dari awal. Berarti dengan kata lain untuk mengisi artikel di blog ya memang harus mau menulis.

Blogger Harus Menulis

Sumber : Pixabay.com

Poin menulis di sini memang bukan menjadi persoalan yang mudah, pasti ada banyak sekali permasalahan yang setia menemani dalam menghasilkan sebuah artikel yang siap di publish. Misalnya saja seperti kehabisan ide, stuck di tengah-tengah penulisan, kurang referensi hingga bingung mau menulis apa lagi.

Memang sih kita bisa membeli artikel ke sebuah jasa penulisan, akan tetapi hal tersebut hampir tidak mungkin di lakukan oleh seorang blogger pemula seperti saya. Jangankan untuk membeli artikel, untuk belajar blog aja masih menggunakan platform gratisan seperti Blogspot dan WordPress.

Blogger Itu Tidurnya Larut Malam

Berdasarkan pengalaman dan juga interaksi antar sesama blogger, kebanyakan dari mereka justru akan lebih aktif bekerja pada malam hari. Kenapa demikian? Katanya sih karena suasananya lebih tenang dan juga lebih banyak ide untuk menulis.

TIdur Larut Malam

Sumber : Freepik.com

Tapi kalau untuk saya pribadi sih termasuk seseorang yang mudah sekali mengantuk. Meskipun sudah tidur siang dengan niat agar malam harinya tidak mengantuk, tapi apa daya jam 10 malam pun mata ini sudah terasa berat. Jadi mau tidak mau saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk belajar setelah salat subuh hingga siang hari.

Blogger Itu Juga Kerja, Jadi Tidak Nganggur. Please Ya!

Sedih memang. Namanya juga hidup bermasyarakat, saat kita selalu berada di rumah maka apabila di lihat dari sudut pandang para tetangga sekitar yang mereka pikirkan adalah kita masih menganggur di rumah. Apalagi saya lulusan sarjana, yang ada persepsi dari orang-orang sekitar menjadi tekanan batin tersendiri.

Blogger itu kerja, tidak nganggur

Sumber : Satubanten.com

Ya, seperti yang kita tahu pengertian masyarakat umum soal bekerja haruslah keluar rumah, berangkat pagi pulang sore, memakai seragam kerja hingga jarang di rumah kecuali hari libur merupakan pengertian dari bekerja yang mereka pikirkan.

Padahal banyak sekali teman-teman blogger yang justru setiap hari berada di rumah, bekerja di depan laptop sambil mengenakan sarung, namun soal pendapatan bisa dikatakan cukup layaknya mereka yang bekerja kantoran. Soal hari kerja? Everyday is like sunday. Setiap hari memang seperti hari Minggu, karena kita tinggal di rumah, bekerja dari rumah dan melakukan semua aktivitas sehari-hari juga di rumah. Memangnya ada masalah?

Baca juga : Curhatan Pengalaman Blogger Pemula

Blogger Itu Butuh Kursi yang Empuk

Poin yang terakhir ini sangatlah penting. Kenapa? Karena dengan banyaknya aktivitas yang mengharuskannya duduk di depan laptop atau komputer dalam waktu yang cukup lama, tentu sebuah kursi empuk menjadi hal yang sangat didambakan oleh semua blogger di seluruh dunia.

kursi kerja yang empuk

Sumber : Drawhome.com

Saya sendiri juga berharap demikian, karena sering kali mengeluhkan masalah di bagian pinggang dan anggota badan lain, maka saat itu akhirnya saya memutuskan untuk membeli sebuah kursi dengan harga 300-an ribu. Ya, meskipun tidak terlalu mahal namun bisa dibilang cukup nyaman saat digunakan dan pastinya empuk.

Celotehan saya mengenai serba-serbi seorang blogger di atas memang berdasarkan apa yang saya alami dan mungkin di alami oleh semua blogger maupun freelancer yang setiap harinya bekerja dari rumah.  Jadi pesan moralnya adalah “mbok ya please, blogger itu juga manusia mas bro !”.

Leave a Reply