Teori Bintang Kembar lengkap Beserta Penemunya

Teori bintang kembar – Apabila kita berbicara mengenai bagaimana cara terbentuknya tata surya? Mungkin kita juga akan merasa bingung untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut. Bahkan para peneliti pun memberikan penjelasan dengan versi yang berbeda-beda menurut penelitian yang mereka lakukan. Adapun salah satu teori terbentuknya tata surya yang cukup terkenal adalah teori bintang kembar. Nah, seperti apakah penjelasan teori tersebut? Dan bagaimana teori tersebut menjelaskan terbentuknya tata surya ini. Langsung saja kita lihat pembahasannya di bawah ini.

Teori bintang kembar

Sumber : belajar-berimajinasi.blogspot.com

Penjelasan Teori Bintang Kembar

Jadi teori bintang kembar merupakan salah satu teori yang dikemukakan oleh seorang astronom berasal dari Inggris pada tahun 1956 oleh R.A Lyttleton. Adapun teori bintang kembar ini menyebutkan bahwa pada awal mulanya tata surya (matahari dan planet-planet) berasal dari dua buah bintang raksasa yang kemudian bintang tersebut saling bertabrakan satu sama lain sehingga salah satu dari bintang itu meledak dan hancur. Akibat dari benturan tersebut menghasilkan serpihan yang lambat laun terus berevolusi sehingga membentuk planet-planet dan segala aksesorisnya. Sementara bintang yang masih utuh dan tidak meledak itulah yang kita kenal sebagai matahari.

penjelasan teori bintang kembar lengkap

Sumber : http://ruangkabar.com

Semua serpihan dari hasil ledakan bintang tadi mulai mengelilingi bintang yang tidak meledak (matahari) karena bintang tersebut masih memiliki gaya gravitasi yang sangat kuat. Jadi bisa dikatakan serpihan debu yang ada berevolusi dan memilin dalam kurun waktu yang lama hingga pada akhirnya terbentuklah sebuah planet dengan ukuran yang berbeda-beda. Sedangkan asteroid yang bisa kita lihat saat ini itu adalah hasil dari serpihan ledakan yang berupa batuan dan itu akan membentuk sebuah jalur yang memisahkan antara planet dalam dan planet luar.

Alasan utama yang dikemukakan oleh Lyttleton mengenai teori bintang kembar ini karena dia mengacu pada penelitian terdahulu yang mana disebutkan ada sebuah tata surya lain yang mempunyai bintang kembar serupa. Karena hal itulah dia beranggapan bahwa terbentuknya alam semesta ini juga dari hasil ledakan bintang kembar.

Seperti yang kita tahu bahwa tata surya kita terdiri atas beberapa bagian, yakni : matahari, planet dalam, planet luar, sabuk asteroid dan juga sabuk kuiper. Keseluruhan bagian itulah yang dinamakan sebagai alam semesta.

tata surya planet dan matahari

Sumber : youtubecom

Kelemahan Dan Kelebihan Teori Bintang Kembar

  • Kelebihan Teori Bintang Kembar :

Teori ini bisa diterima oleh para ahli astronom, karena akhir-akhir ini juga banyak ditemukan bintang-bintang ganda atau bintang ekor yang mana semakin mendukung teori bintang kembar sebagai awal pembentukan tata surya.

  • Kelemahan Teori Bintang Kembar :

Menurut para ahli, secara perhitungan matematis menunjukkan bahwa momentum anguler yang terdapat pada sistem tata surya sekarang ini sama sekali tidak dimungkinkan apabila tata surya ini dihasilkan dari tabrakan dua buah bintang raksasa.

kelebihan dan kelemahan teori bintang kembar

Sumber : kwikku.com

Hal tersebut di dasari oleh penemuan sepasang bintang identik, namun keduanya memiliki perbedaan dalam beberapa aspek seperti kecemerlangan, ukuran dan juga temperatur. Dari sini diperkirakan salah satu dari kedua bintang kembar identik tersebut sudah ada yang lahir lebih dulu. Namun yang menjadi masalah menurut para ahli astrofisika, keberadaan bintang kembar itu terjadi secara simultan.

Penemu Teori Bintang Kembar

Teori bintang kembar ini ditemukan oleh astronom Inggris bernama lengkap Raymond Arthur Lyttleton yang lahir pada tanggal 7 Mei 1911 di Oldbury – Worcestershire. Lyttleton merupakan seorang astronom sekaligus seorang matematikawan yang berhasil menyelesaikan pendidikannya di Clare College, Cambridge pada tahun 1933.

Astronom Raymond Arthur Lyttleton

Sumber : sulaimansemtu.wordpress.com

Pada tahun 1937, astronom sekaligus matematikawan ini diangkat menjadi Fellow of St Jhon’s yang kemudian dia menjadi seorang pengajar matematika dari tahun 1933 sampai 1959. Nah, setelah itu dia lanjut menjadi seorang pemateri dalam bidang teori astronomi dari tahun 1956 sampai 1969.

Sepanjang perjalanan karirnya yang sangat luar biasa, dia telah banyak menulis buku-buku yang masih berhubungan dengan astronomi dan salah satu buku hasil karyanya yang terkenal adalah berjudul Rival Theoris of Cosmology dan juga Mysteries of the Solar System. Akan tetapi sang tokoh astronom ini tutup usia pada tanggal 1995 saat usianya menginjak 84 tahun. Tentu saat itu dunia sangat merasa kehilangan seorang tokoh pakar teori dalam bidang teori astronomi.

Jadi itulah penejelasan mengenai salah salah satu teori terbentuknya tata surya yaitu teori bintang kembar. Namun sebenarnya masih ada beberapa teori lain yang juga cukup terkenal seperti teori nebula, big bang ataupun planetisimal. Tapi masing-masing teori memiliki kelebihan dan kelemahan sendiri-sendiri.

Leave a Reply