s

Teori Planetesimal Pembentukan Tata Surya dan Penemunya

Teori planetesimal adalah salah satu teori pembentukan tata surya yang dikemukakan oleh geolog Thomas C. Chamberlin dan juga astronom bernama Forest Ray Multon dalam penelitiannya di tahun 1916.  Secara garis besar bisa dikatakan berdasarkan teori planetesimal tata surya terbentuk atas penyatuan dari materi-materi yang lebih kecil yang mereka namakan planetesimal.

teori planetesimal

Sumber : youtube.com

Penjelasan Teori Planetesimal

Jadi teori planetesimal menyatakan bahwa keberadaan matahari memang sudah ada sejak awal, namun pada suatu ketika matahari tersebut di dekati oleh bintang berukuran jauh lebih besar yang melintas sangat cepat dan berada sangat dekat dengan matahari. Hal ini kemudian menyebabkan terjadinya daya pasang pada matahari sehingga ada sebagian materi yang terlepas dan bertebaran di lintasan orbit.

Nah, ketika bintang besar tersebut mulai menjauh maka materi yang terlepas dari matahari itu akan terlihat seperti lidah api raksasa yang juga bergerak menjauhi matahari.

penjelasan teori planetesimal

Sumber : pelajarpunyainformasi.blogspot.co.id

Materi itu tadi lambat laun akan beredar dengan orbit mengitari matahari dan terus terjadi tarikan gravitasi dan tumbukan-tumbukan sehingga akan menyapu materi yang lebih kecil dan akhirnya menyatu sehingga terciptalah planet yang salah satunya adalah bumi kita ini.

Namun planet-planet dalam yang terdiri atas merkurius, venus, bumi dan mars memiliki ukuran yang lebih kecil jika kita bandingkan dengan planet-planet luar seperi jupiter, saturnus, uranus dan neptunus. Selain itu antara planet dalam dan planet luar juga terdapat pembatas berupa sabuk asteroid.

Baca juga : Teori Bintang Kembar dan Teori Nebula

Sebenarnya secara teoritis, terbentuknya sebuah planet memang berawal dari gas yang memiliki suhu panas, namun karena terjadi perputaran yang sangat cepat dalam proses yang lama maka terjadi pendinginan dan pemadatan di bagian luar. Akan tetapi bagian planet yang paling dalam (bagian inti) masih memiliki suhu yang sangat tinggi.

Kelebihan Teori Planetesimal

Salah satu kelebihan dari teori planetesimal adalah bisa diterima oleh para ahli. Karena berdasarkan penjelasan yang diberikan cukup masuk akal untuk menggambarkan pembentukan tata surya.

kelemahan teori planetesimal

Sumber : fy-clairvoyance.com

Kelemahan Teori Planetesimal

Ada beberapa kejanggalan yang bisa melemahkan teori planetesimal dan beberapa di antaranya adalah :

  • Karena suhu dari materi yang terlepas dari matahari sangat tinggi maka seharusnya gas tersebut bisa terpancar ke seluruh angkasa dan bukan malah memadat menjadi planet-planet seperti bumi.
  • Seharusnya materi gas yang tertarik saat ada bintang raksasa melintas maka materi tersebut lebih memungkinkan untuk melayang dengan bebas di angkasa dan kecil kemungkinan kembali ikut berputar untuk mengelilingi matahari.

Teori Planetesimal Dikemukakan Oleh

Thomas C. Chamberlin

Sumber . wikimedia.com

  • Thomas C. Chamberlin

Lahir: 25 September 1843, Mattoon, Illinois, Amerika

Meninggal: 15 November 1928, Chicago, Illinois, Amerika

Adalah seorang pendidik dan juga seorang geolog yang sangat berpengaruh di negara Amerika Serikat. Adapun di tahun 1893 beliau mendirikan sebuah jurnal geologi sekaligus berperan sebagai editornya selama bertahun-tahun.

Di tahun 1905, Thomas C. Camberlin mengembangkan teori pembentukan tata surya bersama dengan Forest Ray Moulton yang mana bertentangan dengan teori nebula yang sudah ada sebelumnya. Teori mereka yang menadpat sebutan teori planetesimal Chamberlin-Moulton ini sempat mendapat dukungan selema setengah abad, namun lambat laun mulai ditolak terutama di tahun 1930’an dan benar-benar tidak diterima lagi di tahun 1940-an. Adapun alasan utamanya karena teori tersebut bertolak belakang dengan momentum sudut.

Forest Ray Multon

Sumber : namespedia.com

  • Forest Ray Multon

Lahir: 29 April 1872, Le Roy, Michigan, Amerika

Meninggal: 7 Desember 1952, Wilmette, Illinois, Amerika

Adalah seorang astronom terkenal dari Amerika Serikat dan juga seorang yang mengembangkan teori planetesimal bersama Thomas Chamberlin. Jadi teori yang mereka kembangkan mengatakan bahwa planet-planet yang ada merupakan penyatuan dari materi-materi yang lebih kecil yang diberi nama planetesimal. Namun pada masa kini teori mereka sudah tidak di dukung lagi oleh para astronom karena dianggap tidak memenuhi syarat momentum sudut.

Penjelasan di atas merupakan teori planetesimal yang mana sembat diterima secara baik oleh para ahli selama setengah abad, namun untuk sekarang ini sepertinya sudah tidak digunakan lagi karena sangat berlawanan dengan syarat momentum sudut.

Leave a Reply